“SIKELANA” (Sweeping Skrining Kesehatan Lanjut Usia) AKKES YRSJ Bersama RS Jakarta

 

Kegiatan SIKELANA ” Sweeping Skrining Kesehatan Lanjut Usia” ini di lakukan pada Hari Jum’at 19 Juli 2019 Pukul 07:30 Sapai dengan selesai yang dilaksanakan di lingkungan Kelurahan Pasar manggis, Akademi Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Jakarta bersama RS Jakarta  yang bekerjasama dengan Puskesmas Kelurahan Pasar Manggis Selain kegiatan Skreaning Lansia juga sekaligus di lakukan Skreaning TBC. Tujuan dari kegiatan ini tentu saja dalam upaya meningkatkan capaian SPM Bidang Kesehatan khususnya pelayanan kesehatan pada usia lanjut dan Diharapkan lansia semakin tanggap dan peduli dengan kesehatannya sehingga harapan usia hidup semakin tinggi.

Perlu kita ketahui bersama bahwa,  Pelayanan kesehatan lanjut usia adalah upaya kesehatan yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu wadah dan merupakan upaya preventif, promotif, kuratif, serta rehabilitatif bagi lanjut usia. Setiap warga negara Indonesia usia 60 tahun ke atas mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota wajib memberikan skrining kesehatan sesuai standar pada warga negara usia 60 tahun ke atas di wilayah kerjanya minimal 1 kali dalam kurun waktu satu tahun.

Pelayanan skrining kesehatan warga negara usia 60 tahun ke atas sesuai standar adalah :

  1. Dilakukan sesuai kewenangan oleh :
    • Dokter;
    • Bidan;
    • Perawat;
    • Nutrisionis/Tenaga Gizi;
    • Kader Posyandu lansia/Posbindu
  2. Pelayanan skrining kesehatan diberikan di Puskesmas dan jaringannya, fasilitas pelayanan  kesehatan lainnya, maupun  pada  kelompok  lansia,  bekerja  sama  dengan pemerintah daerah.
  3. Pelayanan skrining kesehatan minimal dilakukan sekali setahun.
  4. Lingkup skrining adalah sebagai berikut :
    • Deteksi hipertensi dengan mengukur tekanan darah.
    • Deteksi diabetes melitus dengan pemeriksaan kadar gula darah.
    • Deteksi kadar kolesterol dalam darah
    • Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku, termasuk kepikunan menggunakan Mini Cog atau Mini Mental Status Examination (MMSE)/Test Mental Mini atau Abreviated Mental Test (AMT) dan Geriatric Depression Scale (GDS).

Pengunjung yang ditemukan memiliki faktor risiko wajib dilakukan intervensi secara dini. Pengunjung yang ditemukan menderita penyakit wajib ditangani atau dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menanganinya.

Capaian kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam memberikan skrining kesehatan pada warga negara usia 60 tahun keatas dinilai dari persentase pengunjung berusia 60 tahun keatas yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun. Sementara target capaian kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam upaya skrining kesehatan sesuai standar pada warga negara usia 60 tahun ke atas di wilayah kerjanya adalah 100 persen.

Referensi : http://www.infokesonline.com/spm-7-pelayanan-kesehatan-pada-usia-lanjut/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *